5 Jurus Jitu Buat Jadi Dropshipper Saat Pandemi Corona

Serupa dengan bisnis F&B, bahan pangan pokok merupakan salah satu kebutuhan primer masyarakat yang sulit untuk diabaikan dalam kondisi apapun, termasuk kondisi krisis ekonomi. Pria kelahiran Kabupaten Semarang, 20 Juli 1995 itu kemudian mulai membenahi produk pertanian organik milik orangtuanya. Dia memulai pemasaran dengan menggunakan media sosial di dunia maya. Ia meyakini bahwa petani yang melakukan pemasaran on-line, yakni memasarkan komoditasnya melalui media sosial, tidak harus bergantung kepada pasar konvensional. Harga satu tanaman hias yang ia jual pun bermacam-macam, mulai dari Rp35 ribu hingga jutaan rupiah. Soal keuntungan yang didapat dari bisnis ini, dirasakannya sangatprofitable, apalagi saat ini banyak masyarakat yang mencarinya.

Menurutnya, peminat tanaman hias belakangan ini sedang meningkat, maka dari itu, ia berinisiatif menjual pot walaupun penghasilannya tidak seperti dulu. Tidak hanya penjualan produk kesehatan yang mengalami peningkatan, barang peralatan rumah tangga juga mengalami kenaikan hingga dua kali lipat. Masyarakat berburu barang seperti rak sepatu dan sandal, bantal, dan pengharum ruangan. Makanan dan minuman menjadi barang paling laku di online retailer.

Rohana , merupakan satu dari 116 juta orang penggiat UMKM di Indonesia yang turut merasakan pandemi Covid-19. Kang Roy, sapaan hangat Rohana, adalah pemilik konter aksesoris handphone H&G Cell yang terletak di kawasan Kiaracondong, Bandung. Produk hasil kreator lokal, seperti sepatu, tas ransel, dan masker kain bermotif, menjadi yang paling dicari masyarakat.

Karena dari sisi biaya jauh lebih murah, modal lebih murah, risikonya lebih kecil. Maka itu, dari segi penjualanonline, justru malah banyak peminat karena kami juga menawarkan barang-barang bukan cuma pakaian. Buku dan mainan itu barang-barang yang dibutuhkan anak-anak saat pandemi seperti ini agar mereka tidak bosan di rumah saja. Dua produk itu juga masih berhubungan dengan pasar kami yaitu kebutuhan anak-anak. Bisnis masker kain juga memberi kesempatan untuk berkolaborasi dengan pelaku usaha lain seperti industri kreatif. Misalnya, penjual masker bekerja sama dengan ilustrator untuk membuat masker bercorak yang disisipi pesan positif plus penyisihan dana untuk donasi.

Toko- toko yang laku di saat pandemi

Selain itu, banyak lembaga dan masyarakat luas yang juga mencari kedua produk ini. Cara kerjanya yaitu penjual mengirim produk langsung dari produsen atau distributor, sehingga tidak perlu menangani barang secara langsung. Sering kali Anda harus mengeluarkan biaya dalam jumlah cukup besar untuk menyetok barang. Tentunya biaya ini akan memakan modal awal, dan harga grosir produk yang akan jual menentukan jumlah item yang bisa Anda beli. Namun, sering kali pebisnis online kesulitan mencari produk jualan yang mampu mengembalikan waktu, tenaga, dan uang yang telah dikeluarkan sejak awal dengan keuntungan setinggi mungkin.

Walaupun selama tahun 2015 jumlahnya sudah meningkat hampir 50% namun belum melampaui pengguna di desktop. Tidak berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, fokus Berrybenka masih soal produk trend lokal untuk konsumen dan pecinta trend pada khususnya. Bagi Jason, penting untuk mempertahankan ciri khas perusahaan dan tidak terlena untuk menambah varian baru yang pada akhirnya akan membuat perusahaan menjadi tidak fokus kepada visi dan misi awal. Saat ini hampir setiap orang memiliki ponsel atau gadget, sehingga pulsa dan kuota internet menjadi sesuatu yang banyak dicari. Kebutuhan akan pulsa dan kuota web tidak bisa ditunda lagi jika komunikasi dengan orang yang jauh ingin berjalan dengan lancar.

Misalnya sedotan stainless, sendok, garpu, dan botol minum pribadi. Tak hanya itu mereka juga gencar melakukan promosi gratis ongkir dan mengadakan giveaway di media sosial Instagram mereka. Situasi pandemi memaksa kita untuk memiliki daya tahan tubuh yang lebih kuat. Tak heran banyak orang mulai rajin berolahraga, makan makanan yang sehat, mengonsumsi vitamin dan minuman herbal.