Cara Menghemat Penggunaan Kuota Web Selama Pandemi

Masuk di bulan April, pengeluaran ekstra buat saya datang dari keinginan membeli masker kain yang lucu-lucu. Juga kreasi topi dengan pelindung wajah (face-shield) yang menjadi penting untuk melindungi diri dari serangan virus corona. Setelah membelinya maka kamu akan menggunakan fasilitas cicilan termasuk kartu kredit yang paling parah kamu membeli barang yang tidak sesuai dengan kebutuhan. Di masa kuliah, kita harus menjauhi kegiatan boros seperti berbelanja atau kulineran. Hal ini demi membuat biaya hidup kita lebih hemat saat menjadi mahasiswa. Menghabiskan uang untuk hal-hal yang tidak berguna atau bermanfaat bagi kegiatan perkuliahan sebaiknya dihindari.

TIdak boros di masa pandemi

Setiap orang pasti membutuhkan rekreasi untuk refreshing dari kepenatan bekerja. Akan tetapi, perhatikan bahwa pengeluaran Anda untuk berlibur tidak perlu mencapai angka fantastis. Ingat, Anda berlibur untuk melepas kepenatan Anda dari rutinitas bekerja, bukan menambah beban dan masalah finansial akibat tidak selektif dalam memilih fasilitas berlibur. Jangan memaksakan hal yang Anda rasa tidak mampu dan tidak perlu. Hal ini merupakan salah satu cara yang cukup ampuh dalam menekan pengeluaran Anda. Jadwalkan belanja dengan daftar yang pasti akan Anda gunakan setiap bulannya.

Membuat dan mengintegrasikan beberapa akun media sosial khusus bisnis, misalnya Instagram, Youtube, dan Tiktok. Kamu juga bisa membuat program magang yang menarik agar proses operasional bisnis bisa dibantu karyawan magang. Seorang karyawan magang yang profesional biasanya senang mempelajari hal-hal baru selama bekerja untukmu. Jangan malas membimbing karyawan magang agar mereka mendapatkan ilmu yang bermanfaat. Di samping itu, kamu juga mesti menyiapkan dana untuk mengapresiasi kinerja karyawan magang.

Tidak cukup memang mengandalkan gaji bulanan saja jika pengeluaranmu banyak. Kamu bisa mencoba memulai usaha dengan minim modal atau bahkan yang tidak memerlukan modal sama sekali. Fitri, kini 34 tahun, bekerja di sebuah perusahaan asing yang berkantor pusat di negeri Ginseng. Fitri masih lajang dan di Jakarta ia tinggal di sebuah rumah kos di bilangan Karet, Jakarta Pusat. Kini, sejak kebijakanwork from house,aktivitas bekerja Fitri berubah whole. Berbekal jaringan web dan laptop computer, Fitri bekerja dari rumah saja.

“Pertama, identifikasi pos-pos yang memang menurun saat pandemi merebak. Contohnya, pada saat pandemi, kita diminta untuk bekerja dari rumah. Biaya untuk transportasi ke kantor akan berkurang, sehingga pos itu bisa dikompensasi ke pengeluaran yang meningkat,” ungkap Fitria kepada Republika.co.id. Untuk itu, Yusuf mengatakan BPKP masih terus melakukan pengawasan laporan keuangan pemerintah melalui skema remote audit. JAKARTA,PenaMerdeka – Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan menilai pemanfaatan anggaran pendapatan dan belanja daerah masih kurang maksimal.